Rabu, 23 November 2011

Riset Operasional

TUGAS RESUME
RISET OPERASIONAL




















RISET OPERASIONAL
Riset operasi dimulai sejak revolusi industry dilakukan. Dunia usaha mengalami perubahan dalam hal ukuran (besarnya) dan kompleksitas organisasi-organisasi perusahaan. Bagian yang mengalami perubahan yang cukup menyolok adalah perkembangan dalam pembagian kerja dan segmentasi tanggung jawab manajemen dalam organisasiorganisasi tersebut. Disisi lain, organisasi-organisasi (perusahaan) pada saat ini harus beroperasi di dalam situasi dan kondisi lingkungan bisnis yang dinamis dan selalu bergejolak, serta siap untuk berubah-ubah. Perubahan-perubahan tersebut terjadi sebagai akibat dari kemajuan teknologi yang begitu pesat ditambah dengan dampak dari beberapa faktor-faktor lingkungan lainnya seperti keadaan ekonomi, politik, sosial dan sebagainya. Perkembangan Kemajuan teknologi tersebut telah menghasilkan dunia komputerisasi. Buah-buah pembangunan telah melahirkan para pimpinan dan pengambilan keputusan, para peneliti, perencana dan pendidik untuk memikirkan serta memcahkan/menganalisis permasalahan, mengambil langkah-langkah dan strategi yang tepat serta target yang sesuai secara sistematis dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditentukan, yakni hasil yang memuaskan. Hasil yang memuaskan tersebut adalah hasil yang optimal yang berarti dampak positipnya maksimum dan dampak negatipnya minimum.
Jika jurusan Teknik Sipil yang dipelajari :
• Simplek
• Maximinisasi
• Minimisasi
• Transportasi
• Penugasan
• Antrian
Jika jurusan Teknik Komputer yang dipelajari :
• Transportasi
• Penugasan






Semua materi ini terkait dengan efisien dan efektifitas :


Riset operasional
Adalah ilmu untuk menganalisa dan menghitung biaya operasional, biasanya terkait dengan operasional distribusi , dimana konsentrasinya terletak pada unsure biaya.
• Biaya
Adalah komponen yang harus mendapatkan perhatian, dikarenakan terkait dengan pembebanan pada harga akhir suatu produk :
 Minimisasi
Metode ini dipergunakan untuk tujuan penekanan biaya dari suatu produk.
 Maksiminisasi
Metode ini digunakan untuk perolehan maximinisasi suatu laba pada suatu perusahaan.
• Transportasi
Materi ini terkait dengan biaya transportasi antara konsumen (agen) yang dikaitkan dengan pabrik stock barang jadi ke pabrik tempat produksi.
Ada 4 metode, diantaranya
• Metode stepping stone
• Modified Distribution Method (MODI)
• Metode VAM


Pengertian Riset Operasional

Arti riset operasi (operations research) telah banyak didefinisikan oleh beberapa ahli.
 Morse dan Kimball mendefinisikan riset operasi sebagai metode ilmiah (scientific method) yang memungkinkan para manajer mengambil keputusan mengenai kegiatan yang mereka tangani dengan dasar kuantitatif. Definisi ini kurang tegas karena tidak tercermin perbedaan antara riset operasi dengan disiplin ilmu yang lain.
 Churchman, Arkoff dan Arnoff pada tahun 1950-an mengemukakan pengertian riset operasi sebagai aplikasi metode-metode, teknik-teknik dan peralatan-peralatan ilmiah dalam menghadapi masalah-masalah yang timbul di dalam operasi perusahaan dengan tujuan ditemukannya pemecahan yang optimum masalah-masalah tersebut.
 Miller dan M.K. Starr mengartikan riset operasi sebagai peralatan manajemen yang menyatukan ilmu pengetahuan, matematika, dan logika dalam kerangka pemecahan masalah-masalah yang dihadapi sehari-hari, sehingga akhirnya permasalahan tersebut dapat dipecahkan secara optimal.
Dari ketiga definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa riset operasi berkenaan dengan pengambilan keputusan yang optimal dalam, dan penyusunan model dari sistem-sistem baik yang diterministik maupun probabilistik yang berasal dari kehidupan nyata. Atau dunia pengelolaan atau dunia usaha yang memakai pendekatan ilmiah atau pendekatan sistematis disebut riset operasi (Operations Resech).









Pendekatan Riset Operasional :
1. Penyusunan situasi kehidupan nyata ke suatu model matematis, dan pemisahan elemen – elemen pokok agar supaya suatu penyelesaian yang relevan dengan tujuan keputusan dapat tercapai contoh :



2. Pencarian strukture penyelesaian – pentelesaian dan pengembangan prosedur sistematis untuk mendapatkanya.
3. Pengembangan suatu penyelesaian termasuk teori / model matematika yang menghasilkan suatu nilai optimal dari system sesuai tingkat yang diinginkan.


Metode Transportasi
Merupakan suatu metode yang digunakan untuk mengatur distribusi dari sumber-sumber yang menyediakan produk yang sama, ke tempat-tempat yang membutuhkan secara optimal.
Metode Transportasi dapat juga digunakan untuk memecahkan masalah-masalah bisnis lain, seperti:
- Pembelanjaan modal (Capital Financing)
- Pengiklanan
- Alokasi dana untuk investasi
- Analisis lokasi
- Keseimbangan lini perakitan & perencanaan serta scheduling produksi
Metode yang digunakan untuk solusi awal:
a. North West Corner
b. Least Cost
c. Vogel’s Approximation Method (VAM)
d. Russell Approximation
Metode yang digunakan untuk solusi optimal:
1. Metode Stepping Stone

Oleh : W. W Cooper
Contoh :
Tabel kapasitas pabrik
Pabrik Kapasitas Produksi
W 90 Ton
H 60 ton
P 50 ton
Jumlah 200 ton
Kebutuhan Gudang A, B dan C
Gudang Kebutuhan
A 50 ton
B 110 ton
C 40 ton
Jumlah 200 ton
Biaya angkut
Dari Ke Gudang A Ke Gudang B Ke Gudang C
W 20 5 8
H 15 20 10
P 25 10 19















Penyelesaian :
Ke
Dari Gedung A Gedung B Gedung C Kapasitas produksi
Pabrik W
20
5
8
90
Pabrik H
15
20
10
60
Pabrik P
25
10
19
50
Kebutuhan gedung 50 110 40 200

Caranya I
a. Dimulai dari kiri
b. Dimaksimumkan
c. Merantai
Ke
Dari Gedung A Gedung B Gedung C Kapasitas produksi
Pabrik W
20
5
8
90
Pabrik H
15
20
10
60
Pabrik P
25
10
19
50
Kebutuhan gedung 50 110 40 200
Total biaya : 50(20) + 40 (5) + 60 (5) + 60(20) + 10 (10) + 40(19) =……………..
Cara II
a. Di mulai dari kiri
b. Dimaksimumkan
c. Merantai
d. Trial and eror












Ke
Dari Gedung A Gedung B Gedung C Kapasitas
produksi
Pabrik W 50
40

90
Pabrik H
60

60
Pabrik P


50
Kebutuhan
gedung 50 110 40 200


Ke
Dari Gedung A Gedung B Gedung C Kapasitas
produksi
Pabrik W
90

90
Pabrik H 50
10

60
Pabrik P
10
40
50
Kebutuhan
gedung 50 110 40 200
Biaya = 90(5) + 50(15) + 10(20) + 10(20) + 40 (19) =…………….

Cara III
Ke
Dari Gedung A Gedung B Gedung C Kapasitas
produksi
Pabrik W
50
40
90
Pabrik H 50
10

60
Pabrik P
50

50
Kebutuhan
gedung 50 110 40 200
Biaya : 50 (5) + 40 (8) + 50 (15) + 12 (20) + 50 (10) =……………
250 + 320 + 750 + 200 + 500 = 2020


2. Metode MODI
Formulasi


Dimana : Ri = nilai baris i
Kj = nilai kolom j
Cij = biaya pengangkutan dari
sumber i ke tujuan j

Langkah Penyelesaian:
1. Isilah tabel pertama dari sudut kiri atas ke kanan bawah
2. Menentukan nilai baris dan kolom dengan cara:
• Baris pertama selalu diberi nilai 0
• Nilai baris yang lain dan nilai semua kolom ditentukan berdasarkan rumus Ri + Kj = Cij.











Tabel Pertama




Ke
Dari Gedung A Gedung B Gedung C Kapasitas
produksi
Pabrik W
50
50

90
Pabrik H

10

60
Pabrik P
50
40
50
Kebutuhan
gedung 50 110 40 200
FORMULASI
Ri + Kj = Cij




3. Metode Vogel’s Appoximation ( VAM)
Langkah – langkh metode ini :
 Susunlah kebutuhan kapasitas masing – masing sumber dan biaya pengangkutan kedalam matrik.
 Carilah perbedaan dari dua biaya terkecil , yaitu biaya terkecil dan terkecil kedua untuk baris dan kolom , misalnya garis W.
 Pilihlah satu nilai perbedaan terbesar dari semua nilai perbedaan pada kolom dan baris, dalam hal ini baris P mempunyai nilai perbedaan terbesar yaitu 9



Pabrik Gedung kapasitas Perbedaan besar
A B C
W 20 5 8 90 3
H 15 20 10 60 5
P 25 10 19 50 9
Kebutuhan perbedaan kolom 50 110 40 Pilihan XpB = 50
Hilangkan baris P
5 15 2

Pabrik Gedung kapasitas Perbedaan besar
A B C
W 20 5 8 90 3
H 15 20 10 60 5
Kebutuhan perbedaan kolom 50 60 40 Pilihan XwB = 60
Hilangkan baris B
5 15 2

Pabrik Gedung kapasitas Perbedaan besar
A C
W 20 8 90 3
H 15 10 60 5
Kebutuhan perbedaan kolom 50 40 Pilihan XpB = 30
Hilangkan baris W
5 2

Pabrik Gedung kapasitas
A C
H 15 10 60
Kebutuhan perbedaan kolom 50 10 Pilihan X HA = 50
X HC = 10

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

© Copyright Blog"Q: Riset Operasional | Template by : Rony Afandi